Rabu, 07 Oktober 2015

Suka Duka di Timika Papua Barat

    Suka Duka di Papua
Suka nya karena saya bisa selalu bersama kamu (istriku) tercinta. Kami menikah 20 july 2015 di timika - papua barat. Walau dengan sederhana, tanpa kedua orang tua kami, semoga pernikahan kami sa-ma-wa. Amin..

Duka nya, namanya hidup di rantau, hidup ditelunjuk orang dan lingkungan yang keras. Membuat saya kadang suka merasa putus asa. Bisakah sabar saya tetap ada? Semut aja kalau di injak bisa gigit. Saya memang ga mungkin gigit, tapi kalau terus terancam /tersakiti apalagi melukai istri saya, maka saya tidak segan2 menindak dijalur hukum.

Oke, kejadian beberapa bulan kemarin saya diamkan tak saya bawa ke jalur hukum. Tapi itu bukan berarti saya takut. Karna semua bukti tetap saya simpan. Suatu saat jika terulang lagi, saya benar2 menyeret anda dengan kasus penganiayaan ringan berencana dan melanggar uud perlindungan anak dan perempuan..

Do'a kami, semoga kami bisa kembali ke tanah kelahiran. Dan berkumpul bersama keluarga kami. Amin

Alloh tidak tidur, dan karma suatu saat membalas semua keburukan mu.. *njin#

Tidak ada komentar:

Posting Komentar